- หน้าแรก
- แนะนำโครงการ
- โครงการสร้างเครื่องจักรต้นแบบด้วยกระบวนการวิศวกรรมเพื่อการสร้างสรรค์คุณค่า
- โครงการพัฒนาระบบอัตโนมัติ/สมาร์ทเทคโนโลยี เพื่อเพิ่มขีดความสามารถ ของภาคการผลิตและบริการ
- โครงการพัฒนาต้นแบบเครื่องจักร เครื่องมือ และอุปกรณ์ เพื่อการผลิตระดับชุมชน
- โครงการประกวดสิ่งประดิษฐ์คิดค้นทางวิทยาศาสตร์และเทคโนโลยี ระดับอาชีวศึกษาและอุดมศึกษา STI Inventions Contest
- โครงการประกวดรางวัลเทคโนโลยียอดเยี่ยมด้านเครื่องจักรกลและอุปกรณ์ (Machinery for Equipment and Machinery Awards; MA)
- ดาวน์โหลด
- กระดานสนทนา
- แผนที่เว็บไซต์
- ติดต่อเรา
Cara Mengetahui Status Penerima PKH Aktif atau Dicoret dari DTKS
จ, 11/05/2026 - 18:31
Program Keluarga Harapan atau PKH merupakan bantuan sosial dari pemerintah yang diberikan kepada keluarga kurang mampu untuk membantu kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2026, program ini masih terus berjalan dan menjadi salah satu bantuan yang paling dinantikan masyarakat Indonesia.
Namun tidak semua penerima cek bansos pkh akan terus menerima bantuan setiap tahun. Pemerintah secara rutin melakukan evaluasi dan verifikasi data penerima melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS. Akibatnya, ada masyarakat yang statusnya masih aktif sebagai penerima bansos dan ada juga yang dicoret dari daftar penerima bantuan.
Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui cara memeriksa status penerima PKH aktif atau dicoret dari DTKS secara online. Dengan melakukan pengecekan secara mandiri, masyarakat dapat mengetahui apakah bantuan masih berlanjut atau sudah dihentikan oleh pemerintah.
Saat ini pengecekan status penerima PKH dapat dilakukan dengan mudah melalui HP tanpa harus datang ke kantor desa atau dinas sosial. Pemerintah menyediakan layanan resmi yang dapat diakses kapan saja menggunakan koneksi internet.
Sebelum melakukan pengecekan, masyarakat perlu menyiapkan beberapa data penting seperti nomor induk kependudukan atau NIK KTP, nama lengkap sesuai identitas resmi, dan data alamat sesuai dokumen kependudukan.
Langkah pertama adalah membuka browser di HP seperti Google Chrome atau Safari. Setelah itu akses situs resmi cek bansos Kemensos melalui alamat cekbansos.kemensos.go.id.
Pada halaman utama situs, pengguna diminta memilih wilayah tempat tinggal mulai dari provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan sesuai alamat pada KTP.
Selanjutnya masukkan nama lengkap sesuai identitas resmi dan isi kode captcha yang tampil di layar. Setelah semua data diisi dengan benar, tekan tombol “Cari Data” untuk memulai proses pengecekan.
Jika nama masih aktif sebagai penerima bansos PKH, sistem akan menampilkan informasi lengkap seperti nama penerima, jenis bantuan, status bantuan, hingga periode penyaluran. Biasanya terdapat keterangan bahwa bantuan masih aktif dan sedang dalam proses penyaluran atau sudah dicairkan.
Namun jika nama tidak muncul atau data tidak ditemukan, kemungkinan besar status penerima sudah dicoret dari DTKS atau sedang dalam proses verifikasi ulang. Kondisi ini sering membuat masyarakat bingung karena sebelumnya pernah menerima bantuan tetapi sekarang tidak lagi terdaftar.
Ada beberapa penyebab mengapa penerima PKH bisa dicoret dari DTKS. Salah satunya adalah kondisi ekonomi keluarga yang dianggap sudah membaik sehingga tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial.
Selain itu, pencoretan juga dapat terjadi karena data kependudukan tidak valid, adanya perbedaan data KTP dan KK, penerima meninggal dunia, pindah alamat tanpa pembaruan data, atau hasil survei lapangan yang menunjukkan keluarga tidak lagi memenuhi kategori penerima bantuan.
Pemerintah juga melakukan evaluasi rutin untuk memastikan bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, data penerima bansos dapat berubah sewaktu-waktu sesuai hasil verifikasi dan validasi terbaru.
Jika merasa masih layak menerima bantuan tetapi nama tidak muncul saat pengecekan, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data DTKS melalui kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat. Proses ini biasanya memerlukan dokumen pendukung seperti KTP, Kartu Keluarga, dan surat keterangan kondisi ekonomi keluarga.
Masyarakat juga dapat meminta penjelasan kepada petugas sosial mengenai alasan pencoretan data penerima bansos PKH. Dengan begitu, masyarakat bisa mengetahui langkah apa yang perlu dilakukan agar data dapat diperbaiki atau diajukan kembali.
Selain rutin mengecek status bansos, masyarakat juga disarankan menjaga keakuratan data kependudukan agar tidak mengalami kendala saat proses verifikasi bantuan sosial. Pastikan data pada KTP dan KK selalu sesuai dan diperbarui jika terjadi perubahan alamat atau status keluarga.
Cara cek bansos pkh aktif atau dicoret dari DTKS sangat penting agar masyarakat dapat memantau bantuan sosial secara mandiri. Dengan adanya layanan online dari Kemensos, proses pengecekan kini menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan tanpa perlu datang langsung ke kantor pemerintah.
